Fisika merupakan sebuah cabang ilmu dari Ilmu Pengetahuan Alam yang senantiasa berkaitan erat dengan cabang ilmu lainnya, seperti matematika, kimia, dan (Bahkan) biologi. saya mengatakan "bahkan" karena melalui pengamatan saya, di kalangan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), banyak siswa yang menyukai pelajaran Fisika, tetapi tidak menyukai Biologi. Tentu saja ini relatif bagi setiap orang. Tetapi, bagi orang yang masuk kategori ini, saya ingin mengklarifikasi sesuatu bahwa Fisika masih berkaitan erat dengan pelajaran Biologi. Hal ini dibuktikan dengan munculnya konsentrasi keilmuan Biofisika, Fisika Medik, dan beberapa cabang ilmu lainnya. Kemungkinan, cabang-cabang ilmu seperti ini akan anda temukan di dunia perkuliahan, khususnya di Departemen/Jurusan Fisika. Maka, tidak berlebihan jika saya memprediksi bahwa anda akan menemukan dosen fisika yang mengajar di Fakultas Kedokteran. Namun, penjelasan ini semua akan kalian temukan ketika menjadi mahasiswa baru.
Sekali lagi, tidak berlebihan bila saya mengatakan bahwa:
- Fisika sebagai salah satu ilmu paling dasar dari Ilmu Pengetahuan.
- Fisika sebagai suatu petualangan.
Anda akan menemukan bahwa ilmu ini begitu menantang, kadang-kadang membuat frustasi, sewaktu-waktu menyakitkan, dan seringkali bermanfaat dan memberikan kepuasan batin. Fisika akan menarik rasa estetis seperti halnya intelektualitas anda. Pengertian tentang dunia fisika yang kita miliki saat ini dibangun di atas pondasi yang diletakkan oleh ilmuwan-ilmuwan besar seperti Galileo, Newton, Maxwell, dan Einstein, dan pengaruh mereka telah berkembang jauh melewati batas dari ilmu fisika itu sendiri dan mempengaruhi secara mendalam cara hidup dan berpikir kita. Anda dapat merasakan kesenangan dengan temuan-temuan mereka ketika anda belajar menggunakan fisika untuk menyelesaikan persoalan-persoalan praktis dan untuk mendapatkan wawasan tentang fenomena sehari-hari. Jika anda pernah bertanya mengapa langit berwarna biru, bagaimana gelombang radio dapat merambat dalam ruang hampa, atau bagaimana satelit tetap pada orbitnya, anda akan dapat menemukan jawabannya dengan menggunakan dasar-dasar fisika. (Young and Freedman, 1999)
- Fisika sebagai ilmu eksperimental
Fisikawan mengamati fenomena alam dan berusaha menemukan pola dan prinsip yang menghubungkan fenomena-fenomena ini. Pola ini disebut teori fisika atau, ketika mereka sudah benar-benar terbukti dan digunakan luas, disebut hukum atau prinsip fisika. Perkembangan teori fisika memerlukan kreativitas dalam semua tahapnya. Fisikawan harus belajar untuk mengajukan pertanyaan yang tepat, meranang perobaan untuk mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, dan menarik kesimpulan yang tepat dari hasilnya. (Young and Freedman, 1999)
Fisika mempunyai banyak cabang ilmu selain Biofisika, fisika medik, fisika material, fisika teori, geofisika, instrumentasi & elektronika, dan lain sebagainya. Informasinya bisa anda dapatkan di website universitas-universitas yang anda ketahui. Beberapa di antaranya dapat anda temukan di website www.ub.ac.id
Gali-lah informasi sebanyak mungkin tentang Departemen/Jurusan Fisika agar tidak ada keraguan sedikitpun ketika anda menjalaninya.

